Inspektorat Kota Batu Gelar Sosialisasi, Dikuti 190 Guru SD/MI, SMP dan MTs se-Kota Batu
MALANG NEWS – Sejumlah 190 orang guru SD/MI, SMP, dan MTs se-Kota Batu mengikuti kegiatan…
MALANG NEWS – Sejumlah 190 orang guru SD/MI, SMP, dan MTs se-Kota Batu mengikuti kegiatan acara sosialisasi dengan mengusung tema “Menulis Kisah Sekolah Tanpa Noda Korupsi”.
Kegiatan acara Peran aktif guru dalam “Pencegahan Korupsi”, tersebut digelar oleh Inspektorat Kota Batu, bertempat di Semeru Hall, Hotel Aston Inn Batu, Jalan Abdul Gani Atas No.42-44, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu, pada Rabu (15/10/2025).
Kegiatan acara ini dibuka oleh Plt. Kepala Inspektorat Kota Batu, Ir. Sugeng Pramono, dengan didampingi Asisten Inspektorat.

Dalam sambutannya, Sugeng menegaskan, bahwa sosialisasi ini merupakan langkah awal membangun budaya sekolah yang transparan dan akuntabel.
“Ya, karena guru memiliki posisi strategis dalam mencegah tindak pidana korupsi. Mereka adalah contoh nyata dalam bersikap adil, disiplin, dan bertanggung jawab,” ujarnya kepada awak media.
Mantan Kepala Dinas Pertanian ini menambahkan, nilai integritas perlu ditanamkan tidak hanya pada peserta didik, tetapi dimulai dari para pendidik sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah.
“Dengan kolaborasi antar pendidik dan antar sekolah, kita dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dan berintegritas,” imbuh Sugeng.

Menurutnya, sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Batu terutama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.
“Sekaligus juga untuk memperkuat peran guru terutama dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi di lingkungan pendidikan atau sekolah,” pungkas Sugeng.
Sebagai informasi, dalam kegiatan acara sosialisasi ini, para peserta mendapatkan materi dari dua narasumber, yakni Andry Lauda, S.H., M.H. dari PAKSI Kota Batu yang membawakan materi bertajuk “Membangun Budaya Integritas Anti Korupsi”, dan Moch. Muslich H. Sodiq, S.H., M.H. (PAKSI Kota Batu) dengan materi “Guru Bergerak untuk Sekolah Berintegritas”. (Nda)
Ditulis oleh
Edo Rabmadhani