Specta Flora Festival 2025 ke-2 Digelar di Baloga, Berlangsung Sukses dan Meriah
MALANG NEWS – Dalam rangka memberdayakan sekaligus mendongkrak perekonomian bagi para petani bunga yang ada…
MALANG NEWS – Dalam rangka memberdayakan sekaligus mendongkrak perekonomian bagi para petani bunga yang ada di Kota Batu, Batu Love Garden (Baloga) menggelar kegiatan acara Specta Flora Festival yang ke-2 mulai 4-6 Juli 2025.
Selama ini, Batu Love Garden (Baloga), sebagai salah satu destinasi wisata populer yang ada di Kota Batu, terus melakukan inovasi yang tiada henti dengan terus menggelar event.
Event tahunan ini merupakan kelanjutan dari Specta Flora sebelumnya yang juga digelar di Baloga.
Specta Flora Festival 2025, merupakan festival bunga yang diselenggarakan dengan tujuan untuk memperlihatkan keterampilan bagi para perangkai bunga dan mempertemukan penggemar seni, mode, dan alam.
Manajemen Baloga Dukung Specta Flora Festival 2025
Direktur Baloga, Isa Mei Wahyuni, S.H., M.Kn menjelaskan, bahwasanya Spectra Flora Festival ini akan berlangsung pada tanggal 4-6 Juli 2025 dan menawarkan berbagai kegiatan menarik seperti lomba merangkai bunga, fashion show, dan pameran bunga.
“Ya, jadi detail Specta Flora Festival akan diselenggarakan di Batu Love Garden, Kota Batu, pada 4-6 Juli 2025. Pastinya kami mendukung penuh, karena melalui festival ini akan menampilkan berbagai kegiatan, termasuk lomba merangkai bunga (Flower Arrangement Competition), fashion show, pameran bunga (Flower to Exhibition) dan lain sebagainya,” terang Isa sapaan akrabnya kepada awak media, pada Jumat (4/7/2025).
Menurutnya, Specta Flora Festival bertujuan untuk menjadikan platform bagi para perangkai bunga yang ada di Kota Batu untuk menunjukkan karya terbaik mereka, pada saat mengikuti perlombaan.
“Melalui kegiatan ini, tentunya dapat menyatukan para penggemar seni, mode, dan alam, juga tentunya dapat menguatkan bagi para komunitas melalui kegiatan yang menarik dan interaktif,” tuturnya.
Dirinya mengungkapkan, bahwa Specta Flora Festival ini akan dilaksanakan setiap tahun dan akan meliputi beberapa kegiatan seperti merangkai bunga, fashion show dengan konsep flower to wave, sepeda hias yang dihias dengan bunga, dan masih banyak lagi.
“Hadiah yang diberikan untuk pemenang yakni tropi, uang pembinaan, dan sertifikat. Tentunya dengan adanya event Specta Flora yang kedua ini, diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Baloga dan menjadi destinasi wisata yang lebih menarik bagi wisatawan yang berkunjung,” paparnya.

Di tempat yang sama, Operasional Manager Baloga, Muchammad Firdaus, menyampaikan, bahwa event Specta Flora Festival kedua ini pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Kota Batu dan GEKRAF (Gerakan Ekonomi Kreatif).
“Pada event tersebut akan lebih menggunakan bunga hias, dengan harapan dapat mendongkrak perekonomian bagi para petani bunga yang ada di Kota Batu,” katanya.
Firdaus menambahkan, untuk meramaikan kegiatan acara Specta Flora Festival 2025, pihaknya sengaja mengundang masyarakat untuk hadir dan meramaikan acara tersebut
“Ya, itu karena melalui Specta Flora Festival mengangkat potensi bunga dan seni merangkai bunga di Kota Batu, yang akan diadakan tahun ini kali ke 2, setelah Specta Flora Festival yang terdahulu juha diadakan di Baloga,” imbuhnya.
Menurutnya, Specta Flora Festival 2025 menjadi momentum kolaborasi antara pelaku wisata, pelaku seni dan para petani bunga lokal, yang saling bersinergi menciptakan karya-karya yang bernilai ekonomis.
“Karena Baloga akan senantiasa memberikan support bagi para pelaku seni dan para petani bunga lokal dalam rangka turut meningkatkan sumber daya kearifan lokal, khususnya di Kota Batu dan Malang raya,” urainya.
Sementara itu, penggagas kegiatan, Dwi Lily Indayani, mengatakan, acara yang berlangsung di Batu Love Garden (Baloga) di Desa Pandanrejo itu akan menjadi perayaan seni bagi para perangkai bunga dan fashion di Kota Batu yang mengintegrasikan keindahan flora dalam ekspresi kreatif yang penuh dengan inovasi.
“Specta Flora Festival akan menjadi platform bagi para perangkai bunga untuk menunjukkan keterampilan mereka sekaligus menyatukan para penggemar seni, mode, dan alam. Selain juga untuk memperkuat komunitas melalui berbagai kegiatan yang menarik dan interaktif, ” tukas Dwi Lily Indayani.
Dirinya menuturkan, rangkaiannya nanti antara lain pertemuan rutin para perangkai bunga. “Mereka tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Perangkai Bunga Indonesia (DPC-IPBI) se-Jawa Timur. Tak lain membangun jaringan dan berbagi pengalaman antar perangkai bunga dari seluruh Jawa Timur,” ungkapnya.
Selain itu, masih kata Lily, juga diadakan Lomba Merangkai Bunga dengan berbagai kategori. Kategori pertama adalah Meja Satu Arah (Amatir) untuk IPBI dan Umum, kelompok maksimal 2 orang atau perorangan. Kategori II adalah Lomba Kreasi Flower to Wear (Profesional) untuk IPBI dan Umum dan perorangan. Selanjutnya adalah Fashion Show Flower To Wear.
“Nantinya ada Parade Bunga oleh Batu Love Garden, sebuah parade yang menampilkan keindahan bunga dari Batu Love Garden yang membawa suasana segar dan ceria,” sebut Lily.

Specta Flora Festival 2024 adalah kesempatan luar biasa untuk merayakan keindahan alam dan kreativitas. Dirinya selaku penggagas acara juga mengundang masyarakat luas untuk bergabung dalam merayakan.
“Tentunya dalam hal ini kami juga mengundang masyarakat luas, karena ini sebagai edukasi untuk memperluas wawasan, dan kreatifitas,” pungkasnya.
Terpisah, Ketua Penyelenggara Sectra Flora Festival 2025, Yanuar Baihaqi yang juga ketua Gekraf Kota Batu juga mendukung penuh berkatan denga kegiatan acara yang dimaksud
“Tentunya kami juga mendukung, karena genda yang menyatukan komunitas perangkai bunga dinilai sebagai salah satu upaya untuk memperkenalkan potensi Kota Batu melalui komoditas bunga ya g ada di Kota Batu melalui Spectra Flora Festival 2025 ini,” tandasnya. (Nda)
Ditulis oleh
Edo Rabmadhani