Langsung ke konten
Berita

Usai Sertijab, Plt. BPBD Kota Batu, Suwoko Langsung Tancap Gas Siapkan Beragam Program Kerja

3 menit baca
14x dibaca
AD 728x90 — Landscape
Bagikan:
Usai Sertijab, Plt. BPBD Kota Batu, Suwoko Langsung Tancap Gas Siapkan Beragam Program Kerja

MALANG NEWS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu memiliki berbagai program kerja dalam…

MALANG NEWS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu memiliki berbagai program kerja dalam penanggulangan bencana, dimana salah satunya tengah fokus kepada pengurangan risiko, kesiapsiagaan, dan tanggap darurat dalam menangani bencana di Kota Batu.

Dimana program kerja ini meliputi sosialisasi, pelatihan, mitigasi, dan pengelolaan informasi berkaitan dengan kebencanaan.

Baca Juga
Warga Pasuruan Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Batu, Diduga Curi Uang Rp 5 Juta

Warga Pasuruan Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Batu, Diduga Curi Uang Rp 5 Juta

Berita

Setidaknya, hal itu seperti yang diungkapkan, Plt. BPBD Kota Batu, Suwoko, SP., MM kepada awak media, usai Serah Terima Jabatan (Sertijab).

“Tentunya, kami bakal melanjutkan dan meneruskan semua program kerja yang terdahulu, dimana beberapa program kerja BPBD Kota Batu dalam penanggulangan bencana meliputi pencegahan dan mitigasi, identifikasi risiko, mitigasi struktur, mitigasi non-struktur, penyuluhan dan pendidikan serta kesiapan juga tanggap darurat,” ungkapnya, pada Selasa (3/6/2025).

Menurutnya, berkaitan dengan program kerja tersebut, BPBD Kota Batu melakukan analisis potensi bencana dan kerentanan wilayah, serta membuat peta rawan bencana, membangun infrastruktur yang tahan bencana, seperti bangunan yang tahan gempa, melakukan penanaman pohon bakau dan penghijauan hutan untuk mengurangi risiko banjir dan longsor.

Baca Juga
12 Pedagang Pasar Induk Among Tani Diperiksa Kejari Batu, Nantinya Bakal Periksa Pihak Lain

12 Pedagang Pasar Induk Among Tani Diperiksa Kejari Batu, Nantinya Bakal Periksa Pihak Lain

Berita

“Ya, namun yang tidak kalah penting kami juga melakukan sosialisasi dan edukasi dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait dengan bahaya bencana, cara evakuasi, dan tindakan yang harus dilakukan pada saat terjadi bencana. Sebab, dengan memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dan instansi terkait melalui pelatihan dan simulasi, serta kesiapsiagaan dan tanggap darurat bencana,” ujar Suwoko.

Tidak hanya itu saja, lanjut Suwoko, pihaknya juga menerapkan sistem peringatan bencana sejak dini, dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat sebelum terjadinya bencana sekaligus juga mengantisipasinya.

“Seperti halnya dengan penyusunan rencana tanggap darurat yang komprehensif untuk memandu penanganan saat terjadinya bencana, serta menyelenggarakan pelatihan dan simulasi bencana secara rutin untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan instansi terkait,” paparnya.

Baca Juga
Korban Terpeleset di Sungai Ratusan Warga Kaliputih Antar ke TPU

Korban Terpeleset di Sungai Ratusan Warga Kaliputih Antar ke TPU

Berita

Pengelolaan informasi bencana, masih kata Suwoko, dengan membangun dan mengelola sistem informasi penanggulangan bencana yang dapat diakses oleh semua pihak dan juga masyarakat.

“Tujuannya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respon bencana, dengan bekerja sama berbagai pihak termasuk juga dengan pemerintah, swasta, dan lembaga non-pemerintah,” urainya.

Meski demikian, hal yang tidak kalah penting, masih kata Suwoko, juga tentang pemulihan dan rekonstruksi dan rehabilitasi untuk meningkatkan kemampuan masyarakat, agar pulih dari dampak bencana.

“Dalam hal ini kami (BPBD Kota Batu-red), tentunya juga melakukan rekonstruksi bangunan dan infrastruktur yang rusak akibat bencana yang terjadi,” tukasnya.

Pun begitu, dalam menanggulangi kebencanaan, seperti yang diketahui, BPBD Kota Batu juga mengedukasi dan mengajarkan kepada para pelaku usaha wisata.

“Salah satunya dengan membentuk Desa Wisata Tangguh Bencana, karena kami juga memberdayakan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) di desa wisata untuk mengajarkan bagaimana cara mitigasi bencana pada pengelola objek wisata tersebut, serta menggelar pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola operasi penanggulangan bencana,” ungkapnya.

Dengan begitu, tandas Suwoko, maksud dan tujuan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana nantinya diharapkan dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana.

“Karena dapat menjamin terselenggaranya penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, terkoordinasi, menyeluruh, dan berkelanjutan, tentunya juga dengan membangun partisipasi dan kemitraan publik serta swasta, dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana,” pungkasnya. (Humas Polres Batu)

AD 728x90 — Landscape
E

Ditulis oleh

Edo Rabmadhani

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.